Tuesday, April 17 2018

Mama dan Tuhan..

Aku heran, apa Tuhan menciptakan seorang Ibu dari tanah yang berbeda; karena ia punya banyak hal yang besar, rahim yang besar, semangat yang besar, kekuatan yang besar, daya juang yang besar, jasa yang besar, pula hati yang besar.. Maka sudah lah pantas kita menolak lupa, besarnya kita di luar sana, adalah buah asa dan doa seorang yang besar, seorang mama, yang tak lepas dari campur tangan Tuhannya..

Warnawarnawarniwarni !!

Warnaku, warnamu, sebenarnya sama saja, hanya saja bergantian ada, pula dengan rupa yang berbeda.. Cuma sekarang kau lebih suka hitam abu-abu, sedang aku lebih memilih merah dengan rasa yang merekah sendu..

Pagiku...

Pagi adalah ucapan paling syukur atas hilangnya (sementara) kenang yang suka begadang, dan doa yang paling amiin ketika sepi meronta ronta ditelanjangi mimpi tentang kenang yang susah diajak pulang..

Kami sok, Tuhan..

Maaf Tuhan, kami (sok) sibuk.. (Sok) mengurusi yang bukan urusan; mengorbankan yang bukan kurban; mendambakan yang hanya hamba; dan mencintai yang bukan Pemilik Hati.. (lagilagi) maaf Tuhan.. Kami juga (sok) tau, kirain Kau tak cemburu..

Kupersembahkan dengan khidmat...

Aku lumat dalam kopi yang kau siakan teguknya; lambat laun kau pun keramat di penghujung, tempat kusisakan pahitnya..

Thursday, February 8 2018

Sekarat ?

Sebutkan apa yang lebih bejat daripada nafsu manusia yang berkarat / sedang kertas kerja para malaikat terus berganti lembar tempat dosa terpahat / dan Tuhan mulai bosan dengan kelakar manusia Nya / yang kaya airmata purapura mengaca jiwa dan iman yang sekarat..

About the plan..

Only WE know the plan, only WE can change and understand how to change the plan, and only WE can feel the goal.. Ya, only YOU and I, God..

Kanak-kanak..

Kita adalah sepasang kanak dengan kenang dalam senang yang ternyata pincang, tertebas rasa pernah yang menjelma pedang..

Kawan Purba..

Di meja tengah sebelah sana, pecah ketawa cerita masa jahiliyah; kawan lama ibarat radio tua yang menyiarkan ulang bahwa tiap orang memang pernah purba; sekarang tinggal tertawakan sajalah, asal nanti kremasi cepat sebelum busuk membentuk resah..

Narasi Rindu..

Kami seperti narasi yang dijejaki spasi agar memiliki arti.. Spasi merefleksi rindu dan lupa seperti malam dan pagi, berebut tukar menukar hari.. Spasi membiaskan rindu lalu membiasakan lupa, menyesapkan lupa pula menyusupkan rindu, begitu terus hingga temu ditakdirkan kembali.. Itupun hanya untuk menunda rindu (yang berikutnya) lagi..

Tentang dia..

Dia itu / yang mau kesitu / membatu disekak rindu / memilih berontak sebab rindu telah mengerak // Dia itu, yang lagi disitu / ternyata sudah menggandeng bahu / pertanda rindu menemukan rumah / tempat peluk diseduh ramah // Dia itu, yang enggan pergi dari situ / melangkah berat memaki waktu yang seperti kilat menyambar lalu // Yah, pikirku / lagilagi sementara waktu kusimpan dulu rindu rapat rapat di lipatan baju..

Per(jalan)an

Kita butuh jeda, istirahat sejenak dari penat yang terlanjur pekat; sesekali jalan jalan bisa bikin kita tahu hidup bukan sekadar rutinitas yang padat.. Sayang sekali jika kita hanya tersekat dalam kotak tanpa tahu apapa yang disebar Tuhan di luar sana.. Sebab perjalanan memiliki caranya sendiri dalam memberikan pelajaran..

Monday, December 11 2017

G.U.R.U

Dan setiap orang adalah guru; guru bagi dirinya, dan bagi oranglainya.. Setiap berbagi pada oranglain maka ia sejatinya berbagi untuk dirinya.. Setiap ia mengajarkan kebahagiaan, maka ia pun mengajarkan dirinya untuk bahagia.. Dan setiap ia menilai oranglain, maka ia pun menilai dirinya sendiri..

Belajarlah !

Adalah patut disyukuri ketika kita masih diberikan Allah kemauan dan kemampuan untuk belajar.. Jangan pernah berbalik arah apalagi menyerah, sebab belajar merupakah anugrah agar manusia tidak salah arah ..

Belajar adalah sebuah petualangan hidup dimana setiap orang yang kau temui berkontribusi dalam setiap langkah.. Ada do'a mereka terselip dalam tiap juang yang merekah dan memberkah..

Antara Puan dan Tuan..

Puan seperti senja yang merebak jingga / merona dalam nostalgia dan terjebak // sedang Tuan duduk disana bersantai saja / bak raja / tiada terasa duka / suka pun tidak ..

Cerita berkoma..

Sampai pada lembar bagian kesekian / mata mulai lelah membaca cerita tak bermuara / yang hanya bergantung pada koma // terlalu banyak jeda tanpa asa / daripada memperpanjang kecewa / kuserahkan saja pada do'a..

Thursday, August 3 2017

Jejak..

Jejak kata peka pada tapak yang bercerita tentang cinta.. Tak usah pindah, sebab manusia butuh meresah.. Dan segala yang sudah, menjelma urusan Tuhan disana.. Sedang desah manusia hanyalah untuk menyerah atau berserah..

Merayakan Pengkhianatan..

Mari merayakan pengkhianatan/ yang bersembunyi di balik punggung jendela kesekian/ dan dibungkus dengan pembenaran// Mari berjabat tangan/ ucapan terima kasih atas perlakuan/ karena akhirnya hadir kesadaran/ bahwa aku masih disayang Tuhan..

sadar(i)..

kita seharusnya sadari, bahwa tidak semua yang kita (pikir) pahami itu benar, dan tidak semua yang (dipikir) benar itu bisa kita pahami.. Itulah kenapa kita tidak bisa hanya mikir sendiri, apalagi hidup sendiri..

(dulu) di surau itu..

Dulu, disitu, banyak murid sedang berguru melafalkan huruf Al-Qur'an satu demi satu.. Disitu, di surau itu, malam Ramadhan menjelma satu waktu mulut bising anak-anak beradu, pada tiap shaf shalat atau antrian berwudhu.. Yaa, begitu Ramadhan kala itu.. Tapi kini, anak-anak banyak menyibukkan diri pada teknologi, sedang pada mesjid mereka menutup diri.. Kalau begini, siapa mesti disalahi ? Orangtua kini yang terlalu menyayangi ? Atau canggihnya IT ? Sayang sekali, terlanjur, shaf shaf anak kecil mulai menyepi, tawanya pun tak terdengar lagi; sedang manusia lain, memilih kurang peduli pada generasi yang akan mewakili shaf shaf terdepan nanti..

- page 1 of 4

Page top