Thursday, March 9 2017

Tali sepatumu itu..

kencangkan tali sepatu / cepat langkahkan lagi kakimu / biasa itu kena batu / maka hajar saja jangan malumalu / lah, apapula takut jatuh / kalau luka ya obati dulu / bukan lantas jera membisu / nah begitu, sini kau kupeluk dulu / jangan lagi kau ulangi salahmu / waktu gak akan sempat merayu / untuk kembali menyadarkanmu..

Jarak..

Apapun yang kau tapak / tetaplah menjejak // jangan takut pada jarak / karena ia hanya menyuruh kita untuk bergerak lebih semarak..

Manusia suka lupa..

Manusia / mengagungkan cinta dunia / tinggi di atas logika / suka lupa pada sajadah tempatnya mengadu ketika sendu..

...

Tak ada daya tanpa asa yang ditumbuhkan pada jiwa yang tak boleh alpa untuk waspada dari bahaya yang sebenarnya ada di sekitar bayangan raga..

Kita...

Kita memang adalah apa yang kita pikirkan // Kita seharusnya menjadi pribadi yang memiliki kesadaran bahwa otak manusia dibuat Tuhan berkapasitas besar / mengenai kualitas, tinggal urusan manusia dengan dirinya // Jangan berhenti belajar / dan jangan malu berusaha / karena tak elok jika kita hanya menjadi pelengkap dunia saja..

Bersama mama..

Bersama dengan perempuan yang badannya kecil tapi hatinya besar / yang apa adanya tapi selalu ada / dan yang biasa orangnya tapi luar biasa jasanya..

(tetaplah) bermain..

Yaaap // tetaplah bermain / jangan kambinghitamkan usia / karena ketika kita berhenti bermain / disitulah masa membuat diri kita menjadi tua..

Monokrom..

Hitam Putih / Sudah jelas // Sayang manusia punya satu kebiasaan / susah merasa puas // Nada dan noda dipaksa menjadi satu / abu-abu // Serba salah / malah maunya menunggu datangnya merah..

Kerja............

Selalu ada nafas untuk bekerja / dan selalu ada hidup ketika bekerja // Ibarat kalimat, tak sempurna bila tak memiliki kata kerja..

Melangkah (lagi)..

Tuhan tahu bahwa kita kemarin lalu merasa resah / tapi menyerah, bukan verba yang pantas ada dalam diri seorang yang berserah // Tuhan paham ketika kita benar benar merasa lelah / maka Ia memberikan asa dari apa yang tidak disangka / dan kita, hanya harus mulai lagi berani melangkah..

Friday, March 3 2017

belajar dari biru..

biru mengajarkan kita pada sendu / juga pada rindu yang selalu mencandu // biru mengingatkan kita pada luka / pada kepongahan seolah rasa dan masa hanya untuk manusia saja // biru menyentuh kita agar nyaman akan Tuhan / yang memberikan biru pada laut, agar manusia belajar mensyukuri kedamaian / dan biru pada langit, agar manusia belajar memahami keindahan..

Sunday, January 29 2017

Masih tentang manusia..

Senyum saja dan tetap berdaya !! Besarkanlah jiwa, karena atas hati dan pikiran yang oranglain punya, kita tak ada kuasa..

Tuhan pun cemburu..

Dan (lagi) Tuhan cemburu, / pada rindu sesama manusia yang terlalu, / pada sayang sesama makhluk yang sering muluk.. // Dan Tuhan pun merajuk (lagi), / satu tanda masih menyayangi, / satu tanda menunggumu sadar kembali..

Tangis (lagi) anak ibu pertiwi..

Lagi, Aceh menangis (lagi).. / Ini kali alam menegur Pidi.. / kali anak-anak perempuan dan laki selesai mengaji, / mengucapkan selamat pagi pada Ilahi.. // Lagi, Aceh menangis (lagi).. / getar bumi mendahului matari, / hilang hening pagi berganti pedih, / pekik orangtua berlari demi bayi, / jerit anak dari balik reruntuhan besi, / gaduh beradu gemuruh, perih beradu sedih.. // Lagi, satu anak ibu pertiwi koma, / dan, satu satu anak manusia bereuforia berteriak peduli sesama, / namun kadang lucunya, langkah sedekahpun tak diacuhkan..

Aku cemburu..

Duh, aku cemburu.. // pada daun yang setia pada ranting, / yang sampai waktunya dia jatuh pun tak ditemani.. // Ah ya, pada ranting yang tetap bertahan, / walau sampai patah pun tak ditadahi.. // pula pada batang yang selalu berani tegak, / sekalipun tak pernah tau sampai kapan akar mampu memegangi.. // dan pada akar yang memilih bertahan demi umur mereka yang lebih panjang.. // Aku jelas cemburu.. / melihat mereka yang mampu ikhlas tanpa menuntut balas.. // Adakah kehidupan manusia sesederhana itu ? / Sayang, kehidupan manusia lebih rumit daripada manusia itu sendiri..

Thursday, January 26 2017

Sebab Tuhan menolak lupa..

Tuhan selalu punya rahasia untuk menegur tanpa sapa manusia yang sarat dengan dosa.. // Apakah manusia benar sadar atau hanya berpura-pura / itu juga menjadi rahasia-Nya.. // Jangan bangga jika Tuhan hanya diam / dan malaikat bungkam / melihat manusia yang dengan sengaja melupakan / dan membiarkan mereka terlena keangkuhan.. // tinggal tunggu saja, / bisa bisa, / tak sampai hitungan beberapa masa / binasa kau dibuat-Nya, // sebab Tuhan menolak lupa..

Yang pernah ada..

Ada yang hadir hanya sekadar bertemu sapa / tanpa nada tanpa cerita.. / Ada yang hadir meninggalkan makna / tanpa punya kelanjutan prosa.. / dan ada pula yang hadir dengan rasa / pula mata yang masih sama dengan asa yang semalam pernah ada..

Tentang langkah..

Yang terpenting, maju !! // tak ada yang peduli kau merangkak / berjalan / berlari / tertatah / atau bahkan dipapah, // intinya, kau harus maju selangkah demi selangkah / itu lebih gagah / sekalipun dalam keadaan pincang sebelah ! // Tapi kalau kau rasa mampu enam langkah, / kenapa harus berhenti ketika masih empat langkah ?

Namanya manusia..

Namanya pula manusia // dalam lara mereka sering lupa / bahwa ada satu jurus pamungkas yang dianugerahkan Tuhan padanya / yaitu, rasa ikhlas.. // Rasa yang diasah dengan hati yang tulus menerima / dan diperbanyak dengan dzikir pada Ilahi yang memberi..

Empat langkah memahami..

Belajar memahami, // bahwa kesalahan di BELAKANG menjadi morse dalam menjelajah / bukan sebagai ranjau penggundah.. // bahwa dua langkah ke DEPAN lebih baik daripada tiga empat langkah di tempat.. // bahwa melihat ke BAWAH menjadi refleksi bagi hati yang patut merendah, / bukan diri yang menyerah.. // dan menyadari bahwa ada zat Maha ATAS yang tetap menghargai tiap jejak langkah para manusia-Nya..

- page 2 of 3 -

Page top